Dieng Plateu


  06 June 2011, 08:45:30 (142 hits) Send this article to friend Print this packages
Dieng PlateuDieng Plateu
Dieng Volcanic Complex (juga disebut Dataran Tinggi Dieng) adalah gunung berapi yang kompleks. Sebuah gunung berapi yang rumit ini merupakan kumpulan luas spasial, temporal, dan genetika terkait pusat vulkanik besar dan kecil dengan aliran lava dan batuan piroklastik terkait. Ini adalah satu lagi layak mengunjungi tempat di Jawa Tengah, terletak sekitar 2000 m di atas permukaan laut dan 100 km dari Borobudur.

Dieng Plateu
Dieng Volcanic Complex (also called the Dieng Plateau) is a complex volcano. A complex volcano is an extensive assemblage of spatially, temporally, and genetically related major and minor volcanic centers with the associated lava flows and pyroclastic rocks. This is another place worth visiting in Central Java, situated around 2000 m above sea level and 100 km from Borobudur.
Dieng PlateuArjuna Tample





Daerah ini barat laut Yogyakarta adalah di pegunungan vulkanik dan ketinggian lebih dari 2.000 meter. Nama "Dieng" berarti "tempat tinggal para dewa." Ada pengunjung dapat menemukan restart candi membangun sekitar tahun 800, danau berwarna dan yang mengepul. Di jalan kita akan melihat bagaimana petani menggunakan seluruh lahan yang tersedia dengan menggunakan teras. Dataran tinggi, yang terletak 2.093 meter di atas permukaan laut, menawarkan dua matahari terbit, matahari terbit matahari terbit emas dan perak. Keduanya sama-sama fenomena alam yang menakjubkan. Matahari terbit emas mengacu pada matahari terbit pertama 5:30-06:00 Hal ini dikatakan emas karena warna merah emas berkilauan. Kita dapat menikmati matahari terbit dari sebuah posting dilihat pada ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut di Wonosobo. Tempat, terletak di daerah pegunungan, mudah diakses karena jalan-jalan menuju ke daerah ini adalah seluruh diaspal.
This area northwest of Yogyakarta is in the volcanic mountains and over 2,000 meters elevation. The name "Dieng" means "abode of the gods." There the visitor can find restarted temples build around year 800, colorful lakes and steaming ones. On the road we will see how the farmer use all the land available by using terraces. The plateau, located 2,093 meters above sea level, offers two sunrises, the golden sunrise and the silver sunrise. Both are equally amazing natural phenomena. The golden sunrise refers to the first sunrise between 5:30 and 6 a.m. It is said to be golden because of its sparkling golden red color. We can enjoy this sunrise from a viewing post at a height of 1,700 meters above sea level in Wonosobo. The place, located in a mountainous area, is easily accessible because the roads leading to this area are all paved.

Telaga WarnaBunga

top